HARIANMEMOKEPRI.COM — Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kini memiliki kepengurusan baru untuk masa bakti 2024–2028.

Hal ini ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan Pusat GP Ansor Nomor 2117/PP/SK-01/2/2025 yang mengesahkan susunan kepengurusan Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Kepri, dengan Sumarno Gareng sebagai Ketua terpilih.

Kepengurusan baru ini turut diisi oleh sejumlah tokoh muda sebagai Wakil Ketua, antara lain Nuryanto, Sumardin, Putra Yustisi Respati, Lasuddin, Chusnul Yakin, Abdul Azid, Ahmad Firmansyah, Susilo Y. Sujipto, Habib Sholeh, Zainur Rahman, Iing Sumindar, Marokhimin, Siddiq, Zainal Arifin, Rahman Setia Harahap, Azhari, Ferry Budiaji, Eko Wahyudi, Rahmat Ghafur, Zulkifli, Eka Novriandi, dan Supardi.

Untuk posisi Sekretaris dijabat oleh Rizki Firmanda yang akan dibantu oleh Robit Biana Shofa dan beberapa Wakil Sekretaris lainnya. Sedangkan jabatan Bendahara dipercayakan kepada Yeye Naibsyal.

Dalam sambutan perdananya, Sumarno Gareng menegaskan arah perjuangan PW GP Ansor Kepri ke depan akan bertumpu pada lima pilar utama. Pilar pertama, yakni membangun kapasitas kader secara berkelanjutan.

“Ansor adalah tempat penggemblengan kader. Kita harus terus melakukan kaderisasi secara masif dan terukur. Dunia terus berubah, dan kita harus siap menghadapi tantangan zaman,” ujar Gareng, Minggu (28/7/2025).

Ia menambahkan, pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan perkembangan zaman menjadi fokus utama agar kader tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat mental dan berakhlak mulia.

“Kita ingin melahirkan pemimpin yang visioner, mampu membaca arah zaman, dan tangguh menghadapi tantangan,” ungkapnya.

Pilar kedua, lanjut Gareng, adalah membangun kemandirian ekonomi. Menurutnya, kemajuan organisasi dan bangsa tidak dapat dicapai tanpa kemandirian ekonomi yang kokoh.

“Ansor tidak boleh menjadi penonton di negeri sendiri. Kita harus menjadi pelopor dalam membangun ekonomi umat,” tegasnya.

Pilar ketiga adalah membangkitkan semangat serta rasa percaya diri di kalangan pengurus.

Pilar keempat menekankan sikap pantang menyerah dalam mengukir sejarah, sedangkan pilar kelima adalah menjadikan GP Ansor sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun Provinsi Kepri yang lebih baik dan beradab.

“Kita siap bekerja sama dengan pemerintah dalam berbagai sektor pembangunan demi kemajuan Kepri,” katanya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PC GP Ansor Tanjungpinang, Ramdhan Khalili, menekankan pentingnya pelantikan ini sebagai titik awal penguatan organisasi, khususnya dalam aspek pemberdayaan ekonomi pengurus.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tapi momentum penguatan internal organisasi dan kontribusi nyata kepada masyarakat. Kami siap menjalin sinergi dengan semua pihak demi kemaslahatan bersama,” ujarnya.