HARIANMEMOKEPRI.COM — Pemko Batam menggelar peringatan malam Nuzulul Quran secara khidmat di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Jumat (07/2023).
Peringatan malam Nuzulul Quran yang saksikan ribuan jamaah serta disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam.
Sebelum memulai peringatan malam Nuzulul Quran, Walikota Batam Muhammad Rudi dengan simbolis menyerahkan santunan kepada 3.000 anak yatim se Kota Batam.
Untuk memeriahkan malam Nuzulul Quran kali ini, Pemko Batam menghadirkan penceramah kondang Ustaz Abeey Ghifran dan penyanyi religi Veve Zulfikar.
Walikota Batam Muhammad Rudi mengatakan bahwa peringatan malam Nuzulul Quran turunnya wahyu Allah itu sebagai upaya pemerintah untuk menumbuhkan rasa cinta masyarakat Batam terhadap Al Qur’an.
“Semoga melalui kegiatan ini tumbuh rasa cinta kita terhadap Al Qur’an,” ujar Walikota Batam Muhammad Rudi.
Walikota Batam Muhammad Rudi berharap, dengan semua jemaah memahami lebih dalam tentang Al Qur’an, akan mengokohkan Batam sebagai Bandar Dunia Madani. Untuk itu, dirinya meminta semua jemaah makin rajin membaca dan memahami Al Qur’an.
“Amalkan nilai-nilai Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Ia menegaskan, Al Qur’an merupakan mukjizat bagi Nabi Muhammad SAW. Bahkan, ia menegaskan wahyu Allah tersebut diturunkan langsung kepada Nabi dan dipastikan selalu dijaga Allah SWT tentang kebenarannya.
Baca Juga: Dilema Bagi Seorang Perantauan Anak Kost Saat Bulan Suci Ramadhan Tiba, Jauh Dari Keluarga
“Al Qur’an ini mendapat jaminan dijaga langsung oleh Allah SWT,” terang Walikota Batam Muhammad Rudi.
Walikota Batam Muhammad Rudi juga menyampaikan bahwa Al Qur’an merupakan mukjizat Nabi Muhammad SAW yang dirasakan umat hingga saat ini.
“Maka, mari galakkan kegiatan-kegiatan atau kajian-kajian tentang Al Qur’an, karena sebaik-baiknya kamu sekalian adalah yang belajar Al Qur’an dan mengamalkannya,” tutur Walikota Batam Muhammad Rudi
Selain itu, Walikota Batam Muhammad Rudi juga mengajak jemaah untuk sama-sama menjaga dan membantu anak-anak yatim di Batam.
“Untuk hari ini, sebanyak 3.000 anak yatim yang disantuni, semoga bisa membantu anak-anak memenuhi kebutuhannya,” pungkasnya.***

