HARIANMEMOKEPRI.COM — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Batam menyampaikan peringatan dini potensi banjir rob dan meminta masyarakat yang tinggal di sepanjang pesisir pantai meningkatkan kewaspadaan.
Berdasarkan prakiraan dari BMKG Batam, potensi banjir rob akan di prediksi pada tangal 15 -25 Februari 2023.
Baca Juga: Dandim 0315 Tanjungpinang Lakukan Pengawasan Pulau Terluar di Kabupaten Bintan
Di sejumlah pesisir pantai di Indonesia, khususnya kepulauan Riau termasuk di Kota Batam
Maka dari itu BMKG Batam menghimbau kepada masyarakat yang bermukim di tepi pantai
Untuk meningkatkan kewaspadaan dikarenakan fenomena super new moon atau fase Bulan baru yang bersamaan dengan perigee atau jarak terdekat bulan ke bumi.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Cinta Pisces 16 Februari 2023, kenakan sesuatu yang unik dan buat dia terkesan
Kondisi itu menyebabkan meningkatnya ketinggian pasang air laut maksimum. Berdasarkan prakiraan itu.
Maka secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Cinta Aquarius 16 Februari 2023, ini saatnya untuk tingkatkan rasa sayangmu kepadanya
BMKG Batam meminta masyarakat pesisir pantai dihimbau waspada adanya fenomena banjir pesisir (Rob) yang diprediksikan berpotensi terjadi pada tanggal 15-25 Februari 2023.
Adapun wilayah Provinsi Kepulauan Riau yang berpotensi terjadinya fenomena banjir rob yakni
Kota Batam
(Pesisir Kecamatan Batu Aji, Batu Ampar, Sekupang, Nongsa dan sekitarnya).
Kabupaten Bintan
(Pesisir Kecamatan Bintan Utara, Teluk Sebong, Bintan Timur dan sekitamya)
Kota Tanjungpinang dan sekitarnya
Kabupaten Karimun
(Pesisir Kecamatan Meral, Kelurahan Pamak dan sekitarnya)
Baca Juga: Dua Playmaker Muda Premier League Akan Bertarung Dinihari Nanti, Siapa Lebih Unggul ?
Kabupaten Lingga
(Pesisir Kecamatan Singkep Barat, Singkep Pesisir, Senayang , Selayar dan sekitarnya)
Hal ini dapat menyebabkan terganggunya transportasi di sekitar pantai dan pesisir, serta berdampak pada aktivitas masyarakat.***

