HARIANMEMOKEPRI.COM – Pemerintah Desa Batu Berapit, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar doa selamat sekaligus peletakan awal pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih, Senin (11/5/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan milik Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas di samping Korwil UPT Pendidikan Batu Berapit.

Pembangunan gedung Koperasi Merah Putih berukuran 30 x 20 meter itu menjadi langkah awal dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa melalui program Koperasi Merah Putih.

Meski proses administrasi hibah lahan dari pemerintah daerah kepada Desa Batu Berapit masih dalam tahap pengurusan, pembangunan tetap dapat dimulai setelah adanya izin penggunaan lahan melalui rapat virtual bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kepala Desa Batu Berapit, Umar Lisman mengatakan, doa selamat digelar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus tradisi budaya Melayu sebelum memulai pekerjaan besar.

“Pagi hari ini kita mengadakan doa selamat untuk awal pekerjaan dan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih. Mudah-mudahan dengan adanya koperasi ini dapat mempermudah masyarakat dan meningkatkan pendapatan warga desa,” ujar Umar

Menurut Umar, keberadaan koperasi nantinya diharapkan mampu membantu masyarakat dalam berbagai bidang usaha sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di desa.

Ia menjelaskan, sejumlah jenis usaha telah dimasukkan ke dalam akta koperasi agar ke depan dapat dikembangkan sesuai potensi yang dimiliki desa.

“Untuk sementara semua item usaha kita masukkan dalam koperasi. Nantinya kita lihat perkembangan mana yang paling maju untuk dijalankan, seperti perdagangan maupun simpan pinjam,” jelas Umar.

Terkait pembangunan gedung, Umar mengungkapkan bahwa proyek tersebut dilaksanakan langsung oleh pemerintah pusat melalui pengawasan Koramil Letung.

“Pembangunan gedung langsung oleh pemerintah pusat melalui pengawasan Koramil Letung. Dengan adanya koperasi dan pembangunan gedung ini tentu akan menambah aset desa serta membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, masyarakat Desa Batu Berapit mendukung penuh program Koperasi Merah Putih karena diyakini mampu memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Kalau masyarakat kami sangat mendukung koperasi ini, karena manfaatnya nanti akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Kepala Desa Batu Berapit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembangunan Koperasi Merah Putih di Pulau Jemaja juga tengah berlangsung di sejumlah desa lainnya.

Desa Mampok dan Desa Air Biru diketahui bergabung membangun satu koperasi dan saat ini dalam tahap pengerjaan.

Sementara itu, Desa Landak masih menunggu proses pengerasan lahan, sedangkan Desa Rewak masih dalam tahap pencarian lokasi pembangunan karena lokasi awal dipenuhi batu besar sehingga harus dipindahkan.

Di Kecamatan Jemaja Barat, tiga desa yakni Desa Impol, Desa Sunggak, dan Desa Keramut juga bergabung membangun Koperasi Merah Putih dan kini masih dalam tahap pengerjaan.

Adapun desa-desa di Kecamatan Jemaja Timur masih berada pada tahap penentuan lokasi pembangunan.

Kegiatan doa selamat berlangsung khidmat dan dihadiri perangkat desa, Camat Jemaja, Polsek Jemaja, Danramil Letung, Danposal Letung, tokoh masyarakat, pengurus koperasi, serta warga setempat.

Tradisi doa selamat tersebut masih menjadi bagian budaya Melayu yang terus dijaga masyarakat sebelum memulai pembangunan maupun kegiatan penting lainnya.