HARIANMEMOKEPRI.COM – Setelah sempat dinyatakan hilang selama hampir dua pekan, tiga orang warga Natuna mencari kayu gaharu di Bukit Bedung akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR gabungan, pada Minggu (13/7/2025) sekitar pukul 16.11 WIB.
Ketiga warga tersebut adalah Didik Setiawan (41), Nur Gais Sugito (44), dan M. Hasanuddin (35).
Mereka dilaporkan hilang setelah sejak 1 Juli 2025 masuk ke hutan Bukit Bedung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, untuk mencari kayu gaharu dan tidak kunjung kembali hingga sepekan lebih.
Pihak keluarga yang cemas akhirnya melaporkan kejadian itu kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna pada Jumat malam, 11 Juli 2025.
Setelah menerima laporan, Basarnas Natuna bersama unsur SAR gabungan segera menggelar operasi pencarian.
Sebanyak lima tim diterjunkan ke lokasi dengan dukungan dari TNI-Polri, BPBD Kabupaten Natuna, Komunitas NTAC (Natuna Trail Adventure Club), serta unsur pemerintah kecamatan dan desa setempat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Abdul Rahman, mengatakan bahwa ketiga korban ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat di sekitar koordinat 4°2’52.15″N, 108°13’53.53″E atau sekitar 4,5 kilometer dari jalur masuk hutan awal.
“Alhamdulillah seluruh korban telah berhasil ditemukan dan tidak mengalami kekurangan suatu apa pun. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang telah bahu-membahu dalam upaya pencarian ini. Semoga ke depan kejadian serupa tidak terulang lagi,” ujar Abdul Rahman.
Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu mempersiapkan rencana dengan matang sebelum melakukan kegiatan di alam terbuka, termasuk memberitahukan pihak keluarga terkait jadwal keberangkatan dan kepulangan.
Hal ini penting untuk menghindari miskomunikasi dan memudahkan penanganan bila terjadi keadaan darurat.
Sebelumnya, pada hari ketujuh pencarian gaharu, ketiga korban sempat berkomunikasi dengan pihak keluarga. Namun setelah itu mereka hilang kontak hingga akhirnya dilaporkan hilang.
Kabar ditemukannya ketiga pencari gaharu itu disambut haru oleh pihak keluarga.
Salah seorang keluarga korban menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pencarian.
“Kami sangat berterima kasih kepada Basarnas, TNI, Polri dan semua yang membantu. Orang tua kami akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat. Mak saya tidak henti-hentinya menangis menunggu bapak saya pulang. Sekarang sudah lega,” ujar pihak keluarga melalui pesan WhatsApp kepada wartawan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dan selalu siap siaga sebelum melakukan kegiatan di alam, terutama di medan yang berisiko seperti hutan dan pegunungan.

