HARIANMEMOKEPRI.COM — Isra Mi’raj adalah dua perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dalam waktu satu malam.
Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam. Sebab, pada peristiwa ini Nabi Muhammad SAW mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Cinta Aries 17 Februari 2023, Penasaran tapi jangan terlalu asertif
Menurut al-Maududi dan mayoritas ulama, Isra Mi’raj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 M.
Baca Juga: Kunjungan Ke Kabupaten Natuna, Ansar Ahmad Berikan Motivasi Siswa SMAN 2 Bunguran Timur
Menurut al-Allamah al-Manshurfuri, Isra Mi’raj terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke 10 kenabian, dan inilah yang populer.
Namun demikian, Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri menolak pendapat tersebut dengan alasan karena Khadijah ra meninggal pada bulan Ramadhan tahun ke 10 kenabian, yaitu 2 bulan setelah bulan Rajab.

Terkait
HUKUM & KRIMINAL
Ribuan Gram Sabu dan Ekstasi Dimusnahkan Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang
Kasus Kematian Bripda NS, Empat Anggota Polri Resmi Dipecat dan Jadi Tersangka
Ngeri! Tabrakan Keras di U-Turn Galang Batang, Korban Alami Luka Serius
