Baca Juga: Netflix Tayangkan Dokumentasi MH370 Maret Ini, Setelah 9 Tahun Hilangnya Pesawat

Berbeda dengan kata Syahida, yang berarti menyaksikan tapi tidak mesti secara langsung. 

Allah memperlihatkan sebagian tanda-tanda kebesaran Nya itu secara langsung, karena pada saat itu dakwah Nabi sedang pada masa sulit, penuh duka cita.

Baca Juga: Waspada 11 Jenis Ikan Beracun Bagi Masyarakat Nelayan Kabupaten Lingga, Apa Saja ? Berikut Penjelasannya

Oleh karena itulah pada peristiwa tersebut Nabi Muhammad juga dipertemukan dengan para nabi sebelumnya, agar Nabi Muhammad SAW juga bisa melihat bahwa mereka pun mengalami masa-masa sulit

Sehingga Nabi Muhammad SAW bertambah motivasi dan semangatnya. Hal ini juga merupakan pelajaran bagi kita yang mengaku sebagai da’i, bahwa dalam kesulitan dakwah itu bukan berarti Allah tidak mendengar.

Baca Juga: Pemko Tanjungpinang Menerima Dukungan Pembiayaan 50 persen Untuk Pembangunan Infrastruktur Daerah

Bagi umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika inilah salat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti ini.