Sebagaimana kaidah fiqh yang mengatakan, Kebijakan pemimpin itu akan senantiasa berlandaskan pada kemaslahatan untuk rakyat (Tasharrufu al-imam ala ar-raiyyah manutun bi al-mashlahah).
Kelima, amanat Rasulullah saw untuk menegakkan salat, pada dasarnya merupakan suatu simbolisme yang mengajarkan prinsip kepemimpinan, yakni pola hubungan antara hamba (manusia) kepada Tuhannya dan antara manusia dengan sesamanya.
Baca Juga: Cek Nama Pemain, Sipnopis dan Tanggal Tayang The Heavenly Idol
Dalam ajaran shalat, seseorang yang hendak melaksanakannya, diwajibkan terlebih dahulu berwudlu atau dalam keadaan suci. Pelaksanaan salat itu sendiri, dimulai dengan mengagungkan Asma Allah (takbiratul ihram) dan diakhiri dengan doa keselamatan bagi segenap umat manusia.***

