Harian Memo Kepri | Natuna — Bertempat di Kantor DPRD Kab. Natuna telah dilaksanakan kegiatan Aksi Unjuk Rasa oleh Aliansi Nelayan Natuna (ANNA), Kamis, (27/02).

Dalam orasinya, ratusan massa menolak alat tangkap Cantrang yang digunakan oleh ratusan kapal nelayan dari Pantura di Daerah perairan Natuna.

Menyusul adanya kebijakan Pemerintah pusat mendatangkan 500 buah Kapal nelayan dari Pantura ke Perairan Natuna.

“Kami tidak menolak rencana Pemerintah Pusat mendatangkan Ratusan Kapal Nelayan Pantura di laut kami, tetapi kami menolak alat cantrang yang digunakan oleh nelayan Pantura,” seru Hendri, Koordinator aksi.

Dalam aksi demo damai ini mereka dapat pengawalan dari polres Natuna berjumlah 40 personil gabungan dan 30 Brimobda Polda Kepri.

Dalam memerima aspirasi Aliansi Nelayan Natuna , tolak akan keberadaan pemakaian alat tangkap Cantrang , mereka diterima oleh Ketua DPRD Natuna Andes Putra , Bupati Natuna H.Hamid Rizal , Kapolres Natuna Akbp Ike Krisnadian ,S.I.K.M.Si .

Juga Danlanal Ranai di wakili oleh Pasi Intel , Dandim 0318 Natuna di wakili oleh Danramil 01 Bunguran Timur , para Anggota DPRD Natuna, turut hadir Ketua Aliansi Nelayan Natuna Hemdri, KNPI , Pemuda Pancasila dan Masyarakat Nelayan Natuna .

AKBP Ike Krisnadian ,S.I.K.M.Si mengatakan , dalam aksi demo yang dilakukan oleh Aliansi Nelayan Natuna yang berjumlah 700 orang ini berjalan aman dan lancar berkat kooordinasi antara koordinator demo dengan pihak keamanan sehingga aksi demo berjalan aman dan damai.

Penulis | Salohot
 Sumber| Dok.| Humas Polres Natuna