Ia menambahkan kegiatan Gebyar Melayu Pesisir (GMP) tersebut berlangsung 7 Kabupaten/Kota. Termasuk Kota Tanjungpinang terakhir dilakukan, selain itu pihaknya mendukung para pelaku UMKM dan tentunya bisa mengumpulkan pengunjung serta pencapaian secara nominal.
“Selama kurang lebih pada 6 Kabupaten/Kota total kunjungan pada GMP mencapai 96 ribu orang pengunjung. Kita harapkan di Kota Tanjungpinang bisa mencapai 1 Milyar produk UMKM yang terjual. Tertanggal 21 kemarin produk UMKM yang telah terjual sebanyak Rp670 juta,”terangnya.
Pada kesempatan yang sama, Walikota Tanjungpinang Hj Rahma mengatakan bahwa Pemko Tanjungpinang berupaya dengan serius kepada pelaku usaha UMKM salah satunya bisa ikut bagian pada Gebyar Melayu Pesisir.
“Mudah-mudahan ini menjadi satu peluang yang lebih cepat tanggap respon. Tentu juga terimakasih kepada pelaku UMKM yang sudah ikut bagian daripada kegiatan ini, ” ucap Rahma.
Baca Juga: 46 Paket Bantuan Nelayan Diberikan Kepada Nelayan Sei Nyirih dan Sei Ladi Kelurahan Kampung Bugis
Rahma melanjutkan Pemerintah juga terus melakukan pembinaan baik melalui APBD dalam menumbuhkembangkan UMKM dari Hulu hingga ke Hilir tidak hanya sebatas ceremonial semata.
“Kami membantu dari hulu ke hilir tidak hanya ceremonial saja melainkan kami bantu sampai ke titik akar persoalan bahkan kami juga membantu mereka untuk menjemput label Halal. Tanpa label Halal mereka belum cukup untuk menjual produknya. Kami juga telah memberikan sarana prasarana bagi UMKM terutama kepada usaha kopi,”pungkasnya.

