HARIANMEMOKEPRI.COM — Jam Gadang adalah menara jam yang menjadi penanda atau ikon Kota Bukittinggi, Sumatra Barat, Indonesia. Yang berupa jam besar yang mengelilingi sebuah bangunan atau menara tinggi. Menara ini memiliki jam besar di keempat sisinya.
Dimana Jam Gadang tersebut dijadikan sebagai ikon untuk keberadaan Kota. Lokasinya juga sangat pas di tengah-tengah pusat kota Bukittinggi.
Jam raksasa itu sudah berdiri di Kota Bukittinggi sejak tahun 1926 lalu, bangunan tersebut menjadi hadiah dari seorang Ratu Belanda untuk sekretaris yang ada di Kota Bukittinggi pada zaman penjajahan.
Berikut ini daya tarik yang dimiliki Jam Gadang :
1. Bangunan Jam Gadang yang Megah
Bangunan menara jam tersebut terbuat dari bahan dan alat tradisional pada masanya. Sampai saat ini bangunan tempat menempel Jam Gadang itu masih kokoh dan kuat meski digoncang gempa beberapa kali pada tahun-tahun lalu.
2. Ikon Kota Bukittinggi
Jam besar yang menempel di empat sisi bangunan tersebut memiliki diameter sekitar 80 cm. Penggerak jam tersebut berupa mesin yang hanya berasal dari Rotterdam dan diproduksi di Jerman. Jam Gadang tersebut terdapat di tingkat ke tiga bangunan yang menjadi ikon kota Bukittinggi.
Baca Juga: Tana Toraja di Sulawesi Selatan Terkesan Angker Malah Jadi tempat Wisata, Cek Keunikannya
3. Banyak Kisah Bersejarah
Selain berwisata kita bisa menggali kisah bersejarah dari terbentuknya Jam Gadang di Bukittinggi ini.

