Wisata

5 Daya Tarik Jam Gadang Ikon Bukittinggi Pemberian Ratu Belanda, Cek Faktanya

76
×

5 Daya Tarik Jam Gadang Ikon Bukittinggi Pemberian Ratu Belanda, Cek Faktanya

Sebarkan artikel ini
Jam Gadang menjadi ikon

HARIANMEMOKEPRI.COM — Jam Gadang adalah menara jam yang menjadi penanda atau ikon Kota Bukittinggi, Sumatra Barat, Indonesia. Yang berupa jam besar yang mengelilingi sebuah bangunan atau menara tinggi. Menara ini memiliki jam besar di keempat sisinya.

Dimana Jam Gadang tersebut dijadikan sebagai ikon untuk keberadaan Kota. Lokasinya juga sangat pas di tengah-tengah pusat kota Bukittinggi.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Jam raksasa itu sudah berdiri di Kota Bukittinggi sejak tahun 1926 lalu, bangunan tersebut menjadi hadiah dari seorang Ratu Belanda untuk sekretaris yang ada di Kota Bukittinggi pada zaman penjajahan.

Baca Juga: Destinasi Wisata Aceh kembali Bangkit, Salah satunya Museum Tsunami, Cek 4 lainnya yang wajib kamu kunjungi

BACA JUGA  Festival Silat Serumpun 2023, Ratusan Pesilat Kepri Hingga Mancanegara Tampilkan Aksi Beladiri

Berikut ini daya tarik yang dimiliki Jam Gadang :

1. Bangunan Jam Gadang yang Megah

Bangunan menara jam tersebut terbuat dari bahan dan alat tradisional pada masanya. Sampai saat ini bangunan tempat menempel Jam Gadang itu masih kokoh dan kuat meski digoncang gempa beberapa kali pada tahun-tahun lalu.

2. Ikon Kota Bukittinggi

BACA JUGA  Pulau Galang Miliki Kisah Bersejarah, dari 5 Pantai Indah Hingga Air Laut Jernih, Cek Faktanya

Jam besar yang menempel di empat sisi bangunan tersebut memiliki diameter sekitar 80 cm. Penggerak jam tersebut berupa mesin yang hanya berasal dari Rotterdam dan diproduksi di Jerman. Jam Gadang tersebut terdapat di tingkat ke tiga bangunan yang menjadi ikon kota Bukittinggi.

Baca Juga: Tana Toraja di Sulawesi Selatan Terkesan Angker Malah Jadi tempat Wisata, Cek Keunikannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wisata

Taman Alun-Alun Kapuas merupakan bagian dari proyek ‘Waterfront City’ Pemerintah Kota Pontianak. Di sini terdapat air mancur yang indah dan replika Tugu Khatulistiwa yang menjadi kebanggaan masyarakat Provinsi Kalimantan Barat. Akses yang mudah ke taman ini, berlokasi di jantung Kota Pontianak, membuatnya lebih mudah dijangkau oleh pengunjung.

Wisata

Salah satu highlight dari museum ini adalah batu siput berbobot 1 ton, yang ditemukan di Koto Kampar, menjadi salah satu koleksi utamanya. Selain itu, terdapat juga berbagai miniatur seperti miniatur rumah melayu Dapur Bubung Panjang, dan miniatur Candi Muara Takus, Istana Siak, dan lainnya yang menggambarkan kekayaan budaya dan sejarah Provinsi Riau.

Wisata

Kecamatan Tambelan memiliki 7 Desa yaitu Desa Batu Lepuk,Desa Kampung Melayu, Desa Kampung Hilir,Desa Kukup,Desa Pulau Pinang,Desa Mentebung, Desa Pengikik. Kelurahan Tambelan Bernama Teluk Sekuni, untuk menyambangi desa tersebut dapat ditempuh melalui jalur darat dan laut.