Baca Juga: Jumat Curhat Bersama Masyarakat Kepulauan Anambas
Siksaan yang dilakukan terdakwa tersebut menyisakan trauma bagi korban dan anak korban hingga cidera berat luka dalam muntah darah hingga ia mengalami rasa takut dan cemas.
Akhirnya perlakuan kasar itu berakhir setelah korban diselamatkan oleh saksi dan para tetangga yaitu ibu RT dan Bhabinkamtibmas kelurahan.
Para tokoh masyarakat memberikan dukungan moril bertekad untuk membongkar perilaku keji S tersebut kepada pihak keluarga dan langsung melaporkan kejadian itu ke aparat kepolisian Polsek Bukit Bestari
Baca Juga: Kasus Bocah 11 Tahun Dibunuh, 2 Orang Remaja Ditetapkan Jadi Tersangka
Tim Kuasa Hukum korban advokat Mounieka Suharbima, S.H. mengatakan bahwa pihak keluarga korban memang marah dan tidak bisa mentoleransi tindakan penganiayaan tersebut, akan tetapi ketentuan hukum harus tetap ditegakkan sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku.
“Tentu pihak keluarga korban sudah sangat kecewa atas perlakuan kasar dan merasa tersakiti, tetapi bagaimanapun juga proses hukum tetap berjalan. Tadi para saksi sudah memberikan keterangan secara jelas sesuai fakta yang dialami para korban, yaitu ibu Y dan anak dibawah umur,” ucapnya
Untuk itu pihaknya berharap proses persidangan dapat berjalan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku hingga sidang putusan yang berkeadilan.
Baca Juga: Kasus Bocah 11 Tahun Dibunuh, 2 Orang Remaja Ditetapkan Jadi Tersangka
Selain itu pihaknya juga berharap agar proses peradilan yang berjalan bisa dilaksanakan dengan transparan.

