HARIANMEMOKEPRI.COM – Kondisi cuaca di Kota Tanjungpinang dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir didominasi cuaca berawan hingga berawan tebal dengan hujan ringan sampai sedang terjadi secara tidak merata.
Bahkan, di sejumlah wilayah hujan turun dengan intensitas lebat disertai petir atau kilat serta angin kencang, meski bersifat lokal.
Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Hayu Nur Mahron menjelaskan, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi suhu muka laut di sekitar Pulau Bintan cukup hangat, berkisar 30 hingga 31 derajat Celsius dengan anomali positif antara 0,5 hingga 1,5.
“Kondisi ini meningkatkan kandungan uap air di atmosfer sehingga mendukung pembentukan awan hujan, khususnya awan konvektif,” ujar Hayu, Kamis (7/5/2026)
Selain itu, kecepatan angin pada lapisan sekitar 3.000 kaki cenderung lemah serta adanya pola pertemuan angin atau konvergensi di sekitar wilayah Barat Kalimantan menyebabkan perlambatan massa udara di wilayah Pulau Bintan.
“Kondisi tersebut mendukung pertumbuhan awan Cumulonimbus yang berpotensi menimbulkan hujan disertai petir dan angin kencang,” ucap Prakirawan BMKG.

