“Saya kagum dengan upaya pelestarian budaya yang dilakukan oleh Perkumpulan Teo Chew. Koleksi-koleksi ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi, serta penting untuk diwariskan kepada generasi muda,” tambahnya.
Humas Perkumpulan Teo Chew Tanjungpinang, Edwin Oktovandy, mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan agenda rutin yang terbuka untuk masyarakat umum, bukan hanya komunitas Teo Chew.
“Kegiatan ini sudah berjalan selama tiga tahun. Selain sebagai bentuk kontribusi sosial, ini juga menjadi sarana mengenalkan budaya Teo Chew kepada masyarakat luas,” jelas Edwin.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan 21 orang singse atau dokter pengobatan tradisional Tiongkok dan lima orang apoteker.
Selama dua hari, panitia menargetkan melayani hingga 500 orang dengan layanan meliputi skrining kesehatan hingga teknik akupunktur.
Edwin turut menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Wali Kota serta dukungan berbagai pihak yang ikut menyukseskan kegiatan ini.
Turut mendampingi Wakil Wali Kota dalam kunjungan tersebut, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Muhammad Yatim, Lurah Tanjungpinang Kota Febriyanto, serta perwakilan Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang.

