HARIANMEMOKEPRI.COM — Perserikatan Sosial Minang Maimbau (PSMM) Tanjungpinang menggelar pengukuhan kepengurusan periode 2023 – 2027 di Asrama Haji Tanjungpinang, Selasa (19/2023) malam.
Pengukuhan pengurus Perserikatan Sosial Minang Maimbau Tanjungpinang di ikuti seluruh warga minang perantauan yang berada di Kota Tanjungpinang sehingga memadati ruangan Asrama Haji Tanjungpinang.
Baca Juga: DPD FBNRI Kepri Beri Materi Penguatan Bela Negara di Kampus Akbid Anugerah Bintan
Dalam pengukuhan pengurus Perserikatan Sosial Minang Maimbau Tanjungpinang tampak hadir kepala daerah seperti Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Walikota Tanjungpinang Hj Rahma, Anggota DPRD Provinsi Kepri maupun Tanjungpinang pada acara tersebut.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan apresiasi kepada warga minang yang menempati urutan ke 4 di Provinsi Kepri serta banyak di sektor ekonomi dalam memberikan kontribusi sangat bagi pertumbuhan ekonomi di Kepri.
Baca Juga: DPRD Kabupaten Lingga Beri Tanggapan Penyampaian Nota Keuangan RAPBDP Tahun 2023 Oleh Bupati Lingga
“Kita kasih apresiasi warga minang selama ini warga yang cukup besar bilangannya dan banyak hidup di sektor ekonomi. Maka tentu warga juga berkontribusi dalam perputaran ekonomi di Kepri ini,” jelas Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menambahkan dirinya sangat senang dengan aktifnya berbagai kelompok masyarakat dalam memudahkan komunikasi dan konsolidasi di tengah masyarakat.
Baca Juga: MWC NU Batam Kota Bakal Gelar Safari Maulid Nabi Muhammad SAW Selama 41 Hari
“Kita senang dengan aktifnya berbagai kelompok masyarakat baik suku,budaya karena memudahkan untuk berkomunikasi satu dengan yang lain serta memudahkan konsolidasi di tengah masyarakat.
Oleh karena itu peran Organisasi Masyarakat salah satunya PSMM mempunyai peran strategis dalam meminimalisir pengaruh negatif tersebut,” ujarnya.
Sebelumnya Walikota Tanjungpinang Hj Rahma mengukuhkan Kepengurusan LPSMM Kota Tanjungpinang periode 2023-2027 dengan H. Fadril Usman sebagai Ketua Umum, M. Syafnur sebagai Sekretaris Umum serta Hj. Elfiani Sandiri pada jabatan bendahara Umum.
Gubenur Ansar mengungkapkan Provinsi Kepri memiliki Penduduk yang heterogen tersebar di 5 Kabupaten dan 2 Kota dan termasuk Kota Tanjungpinang.
Meskipun dengan keberagaman suku, adat, budaya dan agama yang ada di Provinsi Kepulauan Riau tersebut, namun masyarakatnya dapat tetap hidup berdampingan, saling menghargai dan menjunjung nilai toleransi.
“Hal ini lah yang membawa Provinsi Kepulauan Riau memperoleh nilai positif pada Indeks Kerukunan Umat Beragama tahun 2022 yang berada pada angka 85.78 persen,”
“Capaian ini adalah yang tertinggi dalam tingkat nasional. Pencapaian ini haruslah kita pertahankan dan terus kita tingkatkan bersama, agar terciptanya Provinsi Kepulauan Riau yang aman, damai dan tentram,” ungkap Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Sementara itu H Fadril Usman menjelaskan program kedepan usai dirinya dikukuhkan sebagai ketua umum Perserikatan Sosial Minang Maimbau Tanjungpinang terutama bisa terus bersinergi bersama Pemerintah dalam mendukung pembangunan.
“Pertama kita jelas bagaimana masyarakat minang di Tanjungpinang khususnya dan Kepri pada umumnya bersinergi bersama Pemerintah untuk pengembangan pembangunan maupun pembangunan mental spiritual yang jelas kita berperan aktif, ” jelasnya.
Perserikatan Sosial Minang Maimbau Tanjungpinang ini merupakan satu kelompok yang mewadahi baik dari Pasaman, Agam, 50 Kota, Bukittinggi, Padang Panjang, Solok, Padang Pariaman, Pesisir Selatan dan Batusangkar.
“Ditambah lagi Gebu minang, IKM, bundo kanduang pada prinsipnya semuanya memberikan kontribusi yang positif kepada pemerintah setempat. Kepada pengurus baru ini akan kita usahakan ada satu perubahan yang lebih baik kedepannya,” pungkasnya.

