Setiap jembatan dirancang menggunakan konstruksi Armco dengan tiga lubang olo sebagai penopang utama agar mampu mendukung lalu lintas kendaraan dan aktivitas pengangkutan hasil kebun masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, pembangunan dilakukan secara gotong royong antara personel TNI dan masyarakat.
Selain mempercepat proses pengerjaan, keterlibatan warga juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Partisipasi aktif masyarakat sangat kami harapkan agar pembangunan ini dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan sebagai akses utama penghubung antar desa,” tambahnya.
Kodim 0315 Tanjungpinang berharap pembangunan lima jembatan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial di wilayah pedesaan.

