HARIANMEMOKEPRI.COM – Pemerintah Kota Tanjungpinang terus mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadist (MTQH) XIX tingkat kota yang akan digelar pada 21–25 April 2025.
Dalam rapat lanjutan yang berlangsung di Ruang Rapat Engku Putri Raja Hamidah, Kantor Walikota Tanjungpinang, Senin (14/4/2025), Wakil Walikota Raja Ariza menekankan pentingnya sinergi lintas sektor demi kesuksesan acara.
Raja Ariza yang memimpin langsung rapat tersebut didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tamrin Dahlan, Kabag Kesra Yenni Haryantie,
Serta Kepala Kementerian Agama Kota Tanjungpinang Erizal. Hadir pula perwakilan dari Polresta, OPD terkait, camat, lurah, serta panitia pelaksana.
“Rapat hari ini kita fokuskan pada pembahasan layout dan alur kegiatan utama MTQH yang akan berlangsung di Melayu Square, Jalan Hang Tuah, sebagai arena utama,” jelas Raja Ariza.
Ia mengungkapkan, rute pawai ta’aruf juga telah ditetapkan, dimulai dari Jalan H. Agus Salim dan berakhir di Melayu Square.
Pihaknya memastikan tenda bazar yang dibangun di area tersebut tidak akan mengganggu jalur pawai.
Untuk mendukung kelancaran lalu lintas selama acara, Dinas Perhubungan Tanjungpinang bersama Satlantas Polresta telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas, termasuk pemasangan rambu dan penempatan petugas di titik-titik strategis.
“Kami ingin kegiatan ini berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat. Rekayasa lalu lintas dan pengaturan parkir akan kami koordinasikan lebih lanjut,” ujar Raja Ariza.
Dishub sendiri telah mengusulkan lahan di sekitar Kantor Dinas PTSP/Mal Pelayanan Publik serta Kantor Kecamatan Tanjungpinang Barat sebagai area parkir alternatif guna mengantisipasi lonjakan kendaraan.
Sementara itu, Kabid Trantib Satpol-PP Kota Tanjungpinang, Irwan Yacob, menyatakan akan menurunkan 36 personel untuk menjaga keamanan acara.
Satpol PP juga siap bersinergi dengan kepolisian dan petugas Dishub dalam menjaga ketertiban dan keamanan.
Tak hanya aspek teknis, Raja Ariza turut menyoroti pentingnya kesiapan layanan kesehatan selama pelaksanaan MTQH.
Dirinya meminta Dinas Kesehatan untuk memastikan keberadaan pos medis, tenaga kesehatan, dan ambulans di lokasi acara.
“Kita harus memastikan semua aspek, termasuk layanan kesehatan, siap siaga. Jangan sampai ada kendala yang tidak tertangani,” tegasnya.
Raja Ariza berharap MTQH XIX dapat menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman serta mempererat silaturahmi masyarakat Kota Tanjungpinang.

