Walikota Tanjungpinang Hj Rahma melanjutkan kedua perusahaan yang bergerak di bidang suplai energi ini mengingat perubahan iklim dan mengurangi emisi gas rumah kaca, Rahma menyatakan kawasan Green Industrial Park nantinya harus menjalankan konsep industri hijau.
Bulan Juli nanti, kedua investor tersebut diundang untuk mempresentasikan langsung rencana investasinya di Tanjungpinang. Dimana Tanjungpinang sendiri memiliki lahan yang cukup luas dan representatif untuk pembangunan Green Industrial Park yang direncanakan seluas 150 hektar.
“Artinya, industri yang ada harus melakukan efisiensi pemakaian bahan baku dan air. Dan limbah yang dihasilkan juga harus bisa diolah kembali, hingga memiliki nilai tambah ekonomis. Investasi ini sendiri tentunya harus memprioritaskan perekrutan tenaga kerja Tanjungpinang. Semoga segera terealisasi, dan semakin mendukung peningkatan perekonomian Tanjungpinang,” pungkasnya.***

