HARIANMEMOKEPRI.COM — Warga Perumahan Permata 3 Blok B No 12 Kelurahan Melayu Kota Piring Tanjungpinang Timur dikejutkan dengan penemuan mayat pria, Senin (26/2023) sekitar pukul 16:30 WIB. 

Kejadian penemuan mayat ini pertama kali ditemukan oleh saksi mata Barno yang dimana dirinya selalu menumpang sholat di rumah korban bernama Sunardi (laki-laki)

Baca Juga: Kombes Pol Asep Safrudin Jabat Wakapolda Kepri, Serta Mutasi Beberapa Jabatan di Polda Kepri

Sesampainya di rumah korban Barno mengetuk pintu rumah namun tidak ada respon. Karena pintu rumah tidak terkunci maka Barno mencoba masuk kerumah

Pada saat masuk, Barno melihat korban sedang terbaring dan saksi penemuan mayat ini memanggil korban untuk numpang sholat namun tidak ada respon kemudian saksi menghampiri korban dan melihat kondisi korban sudah meninggal dunia dan sudah banyak dikerumuni lalat.

Baca Juga: Resmi Ditutup Turnamen Sepakbola Wira Pratama Cup, Musa Alfredo dan Ridho Hidayatullah Raih Predikat Top Score

Atas kejadian tersebut saksi penemuan mayat memberitahukan kepada tetangga rumah korban bernama Rudi untuk melihat apa yang terjadi dan diketahui Sunardi telah meninggal dunia. Oleh karena itu warga langsung menghubungi pihak Kepolisian dalam hal ini Polsek Tanjungpinang Timur. 

Saat di konfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur Ipda Apriadi menerangkan di ketahui dari pihak keluarga bahwa korban mengalami sakit yaitu darah tinggi dan gula darah.

Baca Juga: Sejumlah Personel Polri di Rotasi Termasuk Jabatan Wakapolri, Kapolda dan Wakapolda, Berikut Namanya

“Hasil dari keterangan secara langsung oleh Dokter jaga RSUD Provinsi Kepri dr. H.Indra Faisal, M.H., Sp.F yakni korban tidak terdapat luka atau tanda kekerasan pada korban,”jelas Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur melalui Whatsapp

Diperkirakan Korban meninggal dunia sekira 24 jam diduga korban meninggal dunia akibat sakit yang diderita yang menyebabkan mati lemas.

Baca Juga: Bencana Puting Beliung Menghantam Rumah Penduduk, Gubernur Kepri Berikan Bantuan Kepada Korban

“Adapun lidah korban yang menjulur keluar dan membesar. Adanya sakit infeksi yang menyebabkan cepat terjadinya pembusukan,”ungkap Ipda Apriadi melanjutkan. 

Korban telah dikebumikan pada pukul 20:00 Wib di pemakaman Anggrek Merah.***