Saat di konfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur Ipda Apriadi menerangkan di ketahui dari pihak keluarga bahwa korban mengalami sakit yaitu darah tinggi dan gula darah.
Baca Juga: Sejumlah Personel Polri di Rotasi Termasuk Jabatan Wakapolri, Kapolda dan Wakapolda, Berikut Namanya
“Hasil dari keterangan secara langsung oleh Dokter jaga RSUD Provinsi Kepri dr. H.Indra Faisal, M.H., Sp.F yakni korban tidak terdapat luka atau tanda kekerasan pada korban,”jelas Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur melalui Whatsapp
Diperkirakan Korban meninggal dunia sekira 24 jam diduga korban meninggal dunia akibat sakit yang diderita yang menyebabkan mati lemas.
Baca Juga: Bencana Puting Beliung Menghantam Rumah Penduduk, Gubernur Kepri Berikan Bantuan Kepada Korban
“Adapun lidah korban yang menjulur keluar dan membesar. Adanya sakit infeksi yang menyebabkan cepat terjadinya pembusukan,”ungkap Ipda Apriadi melanjutkan.
Korban telah dikebumikan pada pukul 20:00 Wib di pemakaman Anggrek Merah.***

