“Lahan itu harus bisa memberi manfaat nyata. Kalau dikelola baik, bisa meningkatkan PAD dan membuka lapangan kerja,” tambahnya.

Selain itu, Lis juga memaparkan rencana besar pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di kawasan Bukit Manuk. Sekolah ini akan dibangun di atas lahan enam hektare, menyediakan pendidikan gratis dari tingkat SD hingga SMA, lengkap dengan asrama dan stadion indoor.

“Kalau tak ada halangan, pembangunan dimulai tahun ini dan tahun depan kita targetkan diresmikan langsung oleh Presiden. SR ini khusus untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu,” sebutnya.

Tak hanya itu, Pemko Tanjungpinang juga tengah mempersiapkan pendirian Universitas Pertahanan. Proses persetujuan sudah didapat, dan saat ini dalam tahap pencarian lahan.

Lis turut mengungkapkan, sejumlah investor besar menunjukkan minat berinvestasi di Tanjungpinang.

Bahkan, sudah ada kesepakatan awal soal penyerapan tenaga kerja lokal yang akan melibatkan 40 persen dari Tanjungpinang dan 60 persen dari Kabupaten Bintan.

Sementara itu, Ketua DPRD Tanjungpinang, Agus Djurianto, mengingatkan seluruh perangkat kelurahan untuk berhati-hati menyikapi persoalan lahan HGU yang masa izinnya habis.