Menjaga Nilai Budaya di Tengah Perubahan Zaman

LIMPAPEH memandang pelestarian budaya tidak cukup dilakukan melalui kegiatan seremonial. Nilai-nilai yang terkandung dalam adat Minangkabau harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Salah satu nilai yang terus dijaga adalah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), yang menjadi landasan penting dalam kehidupan masyarakat Minangkabau.

Nilai tersebut tidak hanya berkaitan dengan adat dan agama, tetapi juga tercermin melalui sikap saling menghormati, sopan santun, kepedulian terhadap sesama, gotong royong, serta menjaga hubungan baik dengan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Bagi LIMPAPEH, nilai-nilai tersebut menjadi modal penting untuk membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis di Kota Tanjungpinang.

Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi

Sebagai masyarakat perantauan, kekeluargaan menjadi salah satu kekuatan utama masyarakat Minangkabau. LIMPAPEH berupaya memastikan hubungan tersebut tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi selanjutnya.

Silaturahmi menjadi fondasi dalam menjalankan berbagai kegiatan organisasi. Dengan komunikasi dan kebersamaan yang baik, berbagai kegiatan sosial maupun budaya dapat dilakukan secara bersama-sama.

LIMPAPEH juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai organisasi, komunitas, tokoh masyarakat, pemerintah maupun pihak lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas kontribusi perempuan Minangkabau dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.