“Untuk Kelurahan Purwoharjo, kami akan titipkan satu mesin di pasar Comal. Selanjutnya, mesin ini akan ditempatkan di pasar-pasar lainnya. Kami berharap setiap desa di Pemalang bisa memiliki mesin pengolahan sampah ini,” ujar Rizal Bawazier.
Lebih lanjut, RB mengungkapkan bahwa ia akan memberikan subsidi sebesar 25 juta rupiah untuk setiap mesin pengolahan sampah yang harganya kurang dari 100 juta rupiah. Mesin tersebut memiliki kapasitas pengolahan hingga 3 ton sampah dalam 10 jam.
“Subsidi ini berasal dari dana pribadi saya, bukan dari APBN. Untuk pengadaan dua mesin percontohan, semuanya menggunakan dana pribadi saya, dan untuk 50 mesin berikutnya, saya akan memberikan subsidi sebesar 25 juta rupiah per mesin,” jelasnya di hadapan para undangan yang menyambut dengan tepuk tangan meriah.
Rizal Bawazier mengajak semua elemen masyarakat untuk bergerak cepat dalam mengatasi permasalahan sampah yang terus berlarut-larut di Pemalang.
Ia menegaskan, solusi yang dihadirkan bukanlah dengan membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau sistem sanitary landfill, melainkan melalui inovasi pengolahan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan.

