Konsep yang diperkenalkan adalah Rumah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (RPHBS) dengan sistem TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle).

Sistem ini dirancang agar mudah dioperasikan oleh masyarakat, termasuk generasi muda, dengan teknologi yang efisien dan ramah lingkungan.

Pengolahan sampah ini tidak hanya menjadi solusi atas persoalan lingkungan, tetapi juga diharapkan dapat menjadi sarana wisata edukasi bagi generasi milenial.

“Sistem ini dapat diterapkan di kota lain, dan kami juga membuka kesempatan bagi perwakilan dari Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, dan Batang untuk belajar dan ikut serta,” tutup RB.