HARIANMEMOKEPRI.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang terus memperkuat kolaborasi dengan dunia akademik guna mengembangkan pembinaan berbasis ilmiah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan case conference oleh mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, di Aula Bina Insan Lapas Cipinang, Senin (20/4/2026).
Sebanyak delapan mahasiswa Program Studi Kesejahteraan Sosial, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, mempresentasikan hasil asesmen terhadap warga binaan yang menjadi klien praktikum mereka.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Bidang Pembinaan Iwan Setiawan bersama jajaran Seksi Bimbingan Kemasyarakatan sebagai bagian dari evaluasi serta penguatan intervensi pembinaan.
Dalam kesempatan tersebut, Iwan Setiawan menyampaikan pesan Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, bahwa keterbukaan terhadap dunia akademik merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembinaan yang terukur dan berbasis pendekatan ilmiah.
“Lapas Cipinang membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi agar proses pembinaan dapat terus berkembang. Pendekatan ilmiah seperti case conference ini penting untuk memperkaya metode pembinaan yang lebih tepat sasaran,” ujar Wachid.

