Pelantikan Kepala Daerah, Istana Negara, Jakarta, 20 Februari 2025. (X/@prabowo)

Sehari setelah dilantik, kepala daerah akan menjalani retret atau orientasi khusus di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Retret itu akan diadakan selama sepekan mulai tanggal 21 hingga 28 Februari 2025. Para kepala daerah akan mengikuti berbagai pembekalan intensif yang dirancang untuk memperkuat pemahaman mereka tentang tugas pemerintahan dan pembangunan daerah.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan retret tersebut digelar untuk membangun ikatan emosional serta kerja sama antar kepada daerah. Tito mengharapkan ada keselarasan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Retret tambahnya akan dikemas dalam pola diskusi terbuka bagi kepala daerah.Tito menegaskan bahwa retret ini adalah bentuk efisiensi anggaran yang menggabungkan Kemendagri dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).

“Kami duduk berkali-kali rapat di sini sehingga dipersempit dua hari saja untuk kepala daerah (di Lemhanas) dan untuk Kemendagri yang dua minggu, (kini) cukup 4 hari saja. Jadi sebetulnya sudah diefisiensikan. Efisiensi jangka pendek sudah dilakukan, kalau dilakukan satu bulan, biayanya jauh lebih besar dari Rp.13,2 milliar. Dari 13 milliar itu kita mulai menyamakan persepsi. Memang ada kepala daerah yang sudah menjabat tetapi ini kan situasi baru. Pejabat pusat baru, pejabat daerah juga baru sehingga acara ini penting bagi mereka,” ungkapnya.