Ketua Kelompok Tani Kampung Penadah Mudik, Supriadi Rusit mengatakan, ia selaku anggota kelompok tani dan juga masyarakat menolak dengan Operasi Galian C di Kampung Penadah Mudik.

“Kalau Galian C terus beroperasi akan berdampak pada saluran Irigasi sawah kami dan wisata tempat pemandian di kampung Penadah,” ungkap Predi sapaan akrabnya.

Baca Juga: Sarapan Pagi Bersama Pelajar SDN 010 Senggarang, Danrem 033 WP: Sarapan Pagi Bagi Anak Sekolah Sangat Penting

Predi menuturkan, dengan beroperasinya galian C ini bisa berdampak pada pertanian yang bisa mematikan hasil pertanian dimana nantinya akan berdampak kepada perekonomian petani.

“Untuk itu kami menolak dan minta operasional galian C ditutup. Apapun alasannya kami masyarakat menolak,” tegas Predi.

Baca Juga: Apel Siaga Penanggulangan Bencana, Ansar Ahmad: Semua Pihak Tidak Boleh Lengah

Predi menambahkan, Aksi demo ini juga mempertimbangkan dampak dari beroperasinya galian c tersebut. Dari Operasi Galian C ini, bisa berdampak jangka panjang terhadap lingkungan, seperti bencana alam banjir dan longsor.