Material kayu pada konstruksi atap tua yang mengembang atau menyusut karena kelembapan udara malam kerap mengeluarkan suara gemertak nyaring yang memicu kejutan refleks pada sistem pendengaran manusia modern.

Pikiran manusia yang sudah diselimuti rasa takut akan secara otomatis menghubungkan deritan kayu tersebut dengan langkah kaki misterius yang seolah-olah sedang bergerak mendekati tempat mereka berdiri pada saat itu.

Eksperimen sosial membuktikan bahwa petunjuk verbal atau cerita horor lokal yang didengar sebelumnya sangat memengaruhi cara otak manusia memproses sensasi fisik yang sebenarnya tergolong biasa saja di ruangan tua.

Seseorang yang sudah memercayai kisah angker suatu tempat akan jauh lebih mudah mengalami sensasi merinding hebat ketimbang mereka yang memasuki lokasi tersebut dengan berbekal pengetahuan ilmiah yang bersifat netral.

Faktor sugesti psikologis ini terbukti mampu mengubah persepsi sensori seseorang secara drastis sehingga hembusan angin biasa dapat terasa seperti sentuhan fisik dari makhluk yang berasal dari alam lain.

Perspektif Sains dalam Menikmati Bangunan Bersejarah

Memahami mekanisme biologis serta hukum fisika di balik pengalaman mistis sama sekali tidak akan mengikis nilai keindahan estetika dan keagungan sejarah berharga dari gedung-gedung kuno di seluruh wilayah nusantara.

Kesadaran akan fenomena gelombang infrasound justru membantu masyarakat luas agar tidak mudah terjebak dalam kepanikan irasional saat melakukan penjelajahan malam di berbagai lokasi bersejarah yang bernilai tinggi tersebut.