HARIANMEMOKEPRI.COM Aliansi Pemuda Lingga menyoroti ketidakjelasan kelanjutan investasi PT SSLP di Desa Linau, Kecamatan Lingga Utara.

Organisasi kepemudaan tersebut meminta Pemerintah Kabupaten Lingga segera mengambil langkah konkret guna menyelamatkan investasi yang dinilai berada di ambang ketidakpastian.

 

Ketua Koordinator Aliansi Pemuda Lingga, Yusri Mandala, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya bertugas mendatangkan investor, tetapi juga harus mampu mengawal dan memastikan keberlangsungan investasi yang telah masuk ke daerah.

 

Menurut Yusri, ketika sebuah investasi mengalami hambatan atau bahkan terancam berhenti, masyarakat sekitar menjadi pihak paling merasakan dampaknya.

Karena itu, pemerintah diminta hadir dan aktif mencarikan solusi terhadap berbagai persoalan yang muncul.

 

“Pemerintah jangan zalim terhadap investor. Ketika investasi terganggu atau berhenti, masyarakat di wilayah investasi yang paling terdampak. Pemerintah harus hadir dan serius mencarikan solusi, bukan membiarkan persoalan berlarut-larut,” ujar Yusri, Rabu (3/6/2026).