Padahal, jika kamu perhatikan pada sisi psikologis, pasangan yang menikah pada usia sangat muda belum siap sepenuhnya untuk mengemban tanggung jawab itu. Sayangnya, jika mereka tidak berhasil memenuhi semua bentuk tugas tersebut, orang-orang kerap mengucilkan dan menganggap mereka buruk.
Baca Juga: Lampu Sein Bisa Membuat Terhindar Dari Kecelakaan, Ini Alasannya
3. Mengalami kecanduan
Dampak lainnya adalah pasangan yang mengalami kecanduan, baik itu merokok, menggunakan narkoba, mengonsumsi minuman beralkohol, hingga judi. Alasannya sangat sederhana, yaitu mengurangi stres dan beban pikiran yang memang seharusnya belum menjadi tanggungan mereka.
Selain itu, remaja memang masih belum mengetahui dengan baik bagaimana cara yang tepat dan sehat untuk mencari solusi atau mengekspresikan emosi ketika sedang mengalami stres akibat permasalahan rumah tangga.
4. Peningkatan risiko infeksi menular seksual
Aktivitas seksual, termasuk berhubungan intim yang berlangsung pada pasangan yang masih belum berusia 18 tahun akan lebih tinggi risikonya untuk mengalami berbagai masalah infeksi menular seksual. Ini termasuk HIV atau sifilis. Kamu bisa membaca apa saja jenis infeksi menular seksual dari artikel Ketahui Jenis-Jenis Penyakit Menular Seksual
Baca Juga: Benarkah Janda Lebih Menggoda Ketimbang Perawan? Berikut Fakta tentang Janda
Tentu, hal tersebut terjadi bukan tanpa alasan. Ini karena edukasi seks aman dan sehat pada anak yang terbilang masih sangat minim. Selain itu, sosialisasi kepada orang tua dan masyarakat untuk menggunakan alat kontrasepsi ketika berhubungan intim yang masih rendah.

