“Semua kita dorong melalui anggaran meskipun kemampuan fiskal kita terbatas. Kita berhemat di satu sisi, namun urusan mendasar tetap kita jaga, dan magnet untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus kita kembangkan,” katanya.
Pasca penyerahan DPA, Ansar menyebutkan bahwa sejumlah proses lelang dini telah mulai dilaksanakan, meskipun masih ada beberapa kegiatan yang sedang dalam tahap penyempurnaan administrasi.
“Setiap hari Senin kita lakukan rapat evaluasi. Tidak boleh ada kelalaian. Kepala OPD kita tegaskan agar benar-benar mengawasi setiap kewajiban yang harus dilaksanakan,” tegasnya.
Sementara itu, Penasihat Gubernur Kepri Bidang Perencanaan Pembangunan, Suharso Monoarfa, menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam setiap program pembangunan.
“Perencanaan itu setengah dari pekerjaan. Jika perencanaan tidak disusun dengan baik, maka setengah pekerjaan lainnya akan sulit mencapai hasil yang diinginkan,” ungkap Suharso.
Ia juga mengingatkan agar perencanaan tidak hanya didasarkan pada daftar keinginan (list of wishes), tetapi harus disertai daftar kebutuhan dan kepentingan yang benar-benar berpihak pada kepentingan publik.

