Pada kesempatan yang sama Peringatan Hari Sumpah Pemuda Provinsi Kepri dalam pembacaan Kongres Pemuda dibacakan oleh GP Ansor Kota Tanjungpinang dan Muhammadiyah Provinsi Kepri.  

Baca Juga: FBN Wilayah Kepri Sampaikan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara ke Ratusan Santri Ponpes Madani Tebu Ireng

Ansar Ahmad menyampaikan posisi Indonesia memang sedang berproses menyelesaikan persoalan korupsi,kemiskinan, pengangguran, narkoba, pornografi, hoax, ujaran kebencian serta sejumlah problem bangsa lainnya.

Tetapi semua itu bukan menjadi alasan bagi para pemuda untuk berhenti melaju menuju Indonesia maju dan menciptakan masyarakat adil dan makmur.

Baca Juga: Lis Darmansyah Targetkan 58 Persen Menang Di Kepri, Koalisi Partai Pengusung Ganjar Mahfud Gelar Konsolidasi

“Di sisi lain, perkembangan teknologi terkini dan arus informasi yang semakin cepat membuat kesenjangan penguasaan terhadap teknologi dan informasi antar generasi. Demikian halnya dengan tatanan sosio-kultural, politik, dan bahkan bisnis yang dikontestasi,”

“Kita perlu bertanya apakah artificial intelligence telah digunakan optimal secara masif. Mengimbangi percepatan dan perubahan ini saja sudah cukup membuat kewalahan,”

Baca Juga: Koalisi Partai Pengusung Ganjar Mahfud Kota Tanjungpinang Deklarasi Sebagai Capres Dan Cawapres Pemilu 2024

“Pada intinya, penguasaan oleh pemuda terhadap teknologi dan Informasi serta Literasi Digital menjadi sesuatu yang harus diseriusi,” lanjutnya.

Pada Hari Sumpah Pemuda ini, Gubernur Kepri Ansar Ahmad berpesan kepada seluruh pemuda pada kesempatan jadikan sebagai pemicu semangat bagi para pemuda