Provinsi Kepulauan Riau juga, ungkap Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, terus berusaha untuk dapat memberikan penghargaan kepada seluruh guru dan Tenaga Pendidik Non ASN.

Baca Juga: 5 Sikap spontan pria yang disukai wanita, Kamu sebagai lelaki wajib tau…

Berbagai wujud kepedulian itu, diantaranya, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan kembali memperpanjang kontrak kerja para honorer di lingkungan pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan telah mengalokasikan dana untuk membiayai kegiatan pengadaan Tenaga Pendidik Non ASN ini yang Insya Allah akan kita teruskan secara berkelanjutan.

Begitupun pada bulan Juli Tahun 2022 yang lalu, dalam RAKORNAS Kepegawaian di Batam, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memberikan penguatan terhadap Honorer.

Baca Juga: Jerawat pada kulit bisa dicegah, Kamu Cukup Hindari 5 Rutinitas Ini…

Termasuk tenaga pendidik Non ASN dengan usulan untuk mempertimbangkan kembali atas rencana penghapusan honorer terhadap Kemenpan RB dan BKN.

”Karena Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau masih sangat membutuhkan peran nyata dari tenaga honorer dalam pembangunan khususnya dalam pembinaan SDM yang berkualitas,” ucapnya.

Lebih lanjut Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga telah melakukan seleksi CASN PPPK mulai tahun 2021 yang lalu.

Baca Juga: Punya jerawat di wajah yang menjengkelkan, Ini 6 Cara Mudah Mengatasinya…

Dimana Provinsi Kepulauan Riau sendiri, sejumlah guru PTK Non ASN ada yang sudah dinyatakan lulus ASN PPPK untuk seleksi tahap 1 dan 2 tahun 2022 yang berjumlah 649 orang.