Harus dapat menjadi wadah untuk membangun jaringan sosial yang kuat. Dimana itu bisa digunakan untuk tujuan positif, seperti pengembangan ekonomi, pendidikan, sosial, budaya dan lainnya.
Lebih dari itu, Kerukunan Keluarga Pinrang ini juga harus bisa dijadikan sarana dan wadah, untuk dapat berkontribusi dan bersinergi dengan pemerintah daerah, guna kemajuan Kepri yang makin baik lagi, pinta Ansar.
Baca Juga: Rumah Warga Dihantam Puting Beliung, BPBD Serta Satpol PP Tanjungpinang Bantu Pasangkan Atap Terpal
Pada kesempatan tersebut, tak lupa Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan capaian program pembangunan yang telah dilaksanakan.
Mulai pertumbuhan ekonomi Kepri yang sempat terpuruk pada posisi -3,80% pada tahun 2020 akibat pandemi covid-19, dan kemudian melejit menjadi 5,09% pada tahun 2022.
“Dan ini menjadi pertumbuhan ekonomi yang tertinggi di Pulau Sumatera, ” ucapnya.
Dengan Indeks Pembangunan Manusia di Kepri, yang terus mengalami peningkatan sebesar 0,67 poin. Dimana jika pada tahun 2021 IPM Kepri sebesar 75,79 poin,
Baca Juga: Kedapatan Buang Sampah Sembarangan, Akib Minta Fotokan Dan Lapor Ke Satpol PP
Maka pada tahun 2022 naik menjadi 76,46 poin. Dan ini juga masih menduduki posisi teratas se-regional Sumatera.
“Begitupun dengan pembinaan kehidupan kerukunan beragama Provinsi Kepri dapat di kategorikan baik. Hal ini dapat dilihat dari Indeks Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kepri yang pada tahun 2022 yang berada di angka 85.78. Dimana nilainya juga mengalami peningkatan jika dibanding tahun 2021 yang berada pada angka 76,20” imbuhnya.

