Harian Memo Kepri | Anambas — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kepulauan Anambas menggelar sosialisasi bahaya narkoba di Aula Anambas Iin, Jalan Takari, Selasa (07/01) Pagi.

Sosialisasi diikuti 6 perwakilan pelajar dari Sekolah Lanjut Tingkat Pertama (SLTP) hingga Sekolah Lanjut Tingkat Atas (SLTA) dengan 3 narasumber, yakni dari Dinas Kesehatan, Polres Kepulauan Anambas, dan dari kalangan ulama.

Ketua KNPI Kepulauan Anambas, melalui sekretaris KNPI, Arman Andrias mengatakan, sosialisasi bahaya narkoba ini merupakan bentuk peduli pengurus DPD KNPI terhadap pelajar untuk mencegah sebelum terjadi.

“Semoga acara yang digelar hari ini siswa-siswi dapat menyerap dan memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin serta berguna nantinya dimasa depan,” ucap Arman Andrias.

Dikatakannya, tiga narasumber ini merupakan tahapan dari kesehatan, hukum, dan pendekatan kepada Tuhan, yang mana bahaya narkoba dalam kesehatan dan tindakan hukum bagi mereka pemakai hingga pendekatan kepada Tuhan untuk menghindari barang haram tersebut.

Sementara Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris, SH mengatakan dalam sambutannya, narkoba sampai saat ini masih banyak menjalar di seluruh Indonesia, bahkan sudah mendunia yang setiap hari pemakaianya terus bertambah.

“Narkoba ini sangat membahayakan bagi pengguna, karna ancamannya adalah nyawa. Maka dari itu jauhilah barang haram tersebut demi kebaikan masa depan siswa-siswi dan bapak ibu yang hadir,” ucap Haris.

Dikatakan Abdul Haris, barang haram (narkoba) itu akan menjerumuskan dengan khayalan dan angan-angan yang tinggi. Kebanyakan orang yang menggunakan narkoba akan terjerat hukum puluhan tahun bahkan hukuman mati.

“Jahatnya narkoba bisa membuat kita menjadi lupa diri lupa akan Allah, oleh karena itu, mari kita jauhi barang haram tersebut, agar kita terhindar dari dosa dan hukum yang berlaku di Negara Indonesia,” tambah Haris.

Diakhir kata sambutannya, Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas mengajak bersama-sama menghindari narkoba untuk mencapai tujuan dan cita-cita siswa siswi generasi muda dimasa depan dengan menuntut ilmu setinggi-tingginya. Bukan hanya ditujukan kepada siswa-siswi saja, melainkan juga kepada penjabat di Anambas agar menghindari pemakaian narkoba.

Penulis | Pinni