HARIANMEMOKEPRI.COM — Truk bantuan dalam jumlah besar, beberapa diantaranya mengangkut tenda-tenda, terlihat tertahan di wilayah Arish, Mesir pada Selasa (11/2). Truk-truk tersebut tidak bisa menyeberang ke Gaza karena ketegangan politik yang sedang terjadi antara Hamas dan Israel.
Sopir truk asal Yordania, Ahmed Hussein, yang telah menunggu bersama kargo yang dibawanya selama hampir satu bulan, menggambarkan situasi tersebut sangat membuatnya frustasi. Dia menjelaskan bahwa kebanyakan truk itu dipaksa memutar balik setelah berupaya menyeberang melalui perlintasan perbatasan Rafah, dengan hanya sejumlah kecil truk yang diizinkan masuk.
“Kami sudah sampai sekitar sebulan yang lalu, membawa tenda-tenda dari Yordania untuk saudara kami di Gaza. Sayangnya, tidak ada tenda atau bentuk bantuan lain diperbolehkan untuk masuk,” kata Hussein.
“Kami telah tertahan di sini untuk waktu yang lama, dan tidak ada satu pihak pun yang memberi kami perhatian,” tambahnya.
Reuters telah mencoba menghubungi pasukan Israel untuk meminta komentar terkait hal ini tetapi belum menerima tanggapan.

