Hyundai Engineering, sebagai kontraktor utama di lokasi konstruksi, menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan bahwa mereka sedang bekerja sama dengan pihak berwenang.

“Kami dengan tulus menyampaikan permohonan maaf kepada mereka yang kehilangan nyawa berharga dan yang terluka dalam kecelakaan di lokasi konstruksi kami,” ujar perwakilan Hyundai Engineering.

“Kami secara aktif bekerja sama dengan pihak berwenang terkait untuk memastikan penyelesaian yang cepat di lokasi” dan untuk mengidentifikasi penyebab kecelakaan, kata perusahaan itu.

Penjabat Presiden Choi Sang-mok mengeluarkan instruksi mendesak untuk mengerahkan seluruh sumber daya dan personel yang tersedia guna mendukung operasi penyelamatan.

Menurut data dari Kementerian Ketenagakerjaan Seoul, lebih dari 8.000 kematian terkait pekerjaan terjadi di Korea Selatan antara 2020 dan 2023. [ah/rs]