HARIANMEMOKEPRI.COM — Antisipasi Curanmor (Pencurian Kendaraan Bermotor) jelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, Polresta Tanjungpinang mulai tingkatkan atensinya.
Berdasarkan hasil analisa pada sejumlah kasus Curanmor di Tanjungpinang, menurut Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Heribertus Ompusunggu terdapat 3 daerah memiliki kerawanan paling tinggi.
Baca Juga: Kerahkan Ratusan Ribu Personel Gabungan TNI Polri Dalam Pengamanan Nataru Di Wilayah Bintan
“Ada 3 daerah yang paling tinggi, mulai dari Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang Barat, dan Bukit Bestari,” kata Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Heribertus Ompusunggu di Lapangan Pamedan, Kamis (21/2023).
Mengingat dengan hal tersebut, pihak Polresta Tanjungpinang menjalankan operasi Kring Reserse guna mencegah terjadinya kejahatan Curanmor.
Baca Juga: Belasan Anak Ikuti Khitan Massal Dari DPAC PKB Tanjungpinang Timur
“Seperti arahan dari Kapolri, kring reserse tetap berjalan. Begitu juga dengan patroli jalan dari masing-masing Polsek akan kita terapkan,” lanjutnya.
Masih kata Kapolresta Tanjungpinang, Kring Reserse nantinya akan menyisir di sejumlah titik rawan Curanmor termasuk geng motor yang menjadi keresahan masyarakat hingga tindakan kriminalitas lainnya.
Baca Juga: 536 Personel Gabungan Dikerahkan Pada Pengamanan Natal 2023 Dan Tahun Baru 2024 Selama 12 Hari
Selain itu, untuk operasi pencegahan lalulintas kali ini, pihak Polresta Tanjungpinang akan melaksanakan dengan cara hunting.
Yaitu polisi akan melakukan penindakan rutin dimana setiap anggota akan ditempatkan di titik-titik yang ditentukan untuk kemudian memburu kendaraan yang berkeliaran tanpa ada identitas valid.
Baca Juga: Silaturahmi Bersama RT RW Se Kecamatan Tanjungpinang, Hasan Berikan Bingkisan Hari Besar Keagamaan
Para petugas kepolisian akan terhubung dengan Command Center Polresta Tanjungpinang sebagai sumber informasi dan mengarahkan apabila melihat ada kendaraan yang mencurigakan.
“Sehingga nanti jika ada kendaraan yang tidak valid bisa langsung kita serahkan ke Reskrim,” pungkasnya.

