Zoztafia juga mengapresiasi umat Islam yang tetap menjaga kondusivitas meskipun terdapat perbedaan dalam penentuan awal dan akhir Ramadhan.
“Alhamdulillah, dari awal Ramadhan hingga Syawal, perbedaan yang ada tidak menimbulkan polarisasi di tengah masyarakat. Ini patut kita syukuri,” pungkasnya.
Di sisi lain, Kementerian Agama RI masih melangsungkan siaran pers untuk menetapkan secara resmi awal 1 Syawal 1447 Hijriah.

