“Jika melihat umur bulan di tempat kita yang sudah 9 jam 49 menit, sebenarnya besok sudah memungkinkan mencapai 3 derajat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Dr. H. Zoztafia, mengatakan bahwa Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada 20 Maret 2026.

Adapun pemerintah melalui Kementerian Agama RI akan mengumumkan secara resmi hasil sidang isbat pada pukul 19.25 WIB.

“Apabila nanti terdapat perbedaan antara pemerintah dan Muhammadiyah, kami mengimbau masyarakat untuk saling memaklumi perbedaan metode penentuan, baik melalui hisab maupun rukyatul hilal,” ujarnya.

Zoztafia juga mengapresiasi umat Islam yang tetap menjaga kondusivitas meskipun terdapat perbedaan dalam penentuan awal dan akhir Ramadhan.

“Alhamdulillah, dari awal Ramadhan hingga Syawal, perbedaan yang ada tidak menimbulkan polarisasi di tengah masyarakat. Ini patut kita syukuri,” pungkasnya.

Di sisi lain, Kementerian Agama RI masih melangsungkan siaran pers untuk menetapkan secara resmi awal 1 Syawal 1447 Hijriah.