“Kementerian Hukum hadir untuk membantu UMKM naik kelas. Legalitas usaha sangat penting, baik itu PT, CV, Firma, maupun Koperasi. Kami berharap pelaku UMKM segera mendaftarkan mereknya,” ujarnya.

Menurut Edison, pendaftaran merek merupakan langkah awal dalam membangun usaha yang berkelanjutan.

“Usaha tanpa nama ibarat manusia tanpa identitas. Karena itu, jangan menunda untuk mengurus legalitas,” tambahnya.

Owner Abu Dafi, Nasrul Chaniago, menyampaikan rasa syukurnya atas perjalanan tujuh tahun usaha yang telah dilaluinya.

“Selama tujuh tahun ini banyak cobaan, terutama saat pandemi COVID-19. Namun alhamdulillah, kami tetap bisa berdiri dan kini sudah memiliki 17 cabang,” ungkapnya.

Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari Kemenkumham Kepri kepada Abu Dafi sebagai bentuk penghargaan atas komitmen dalam pengembangan merek lokal.