HARIANMEMOKEPRI.COM, – Suasana Street Food Bintan Center, Sabtu (18/10/2025) malam, dipenuhi para pecinta kopi dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Ribuan pengunjung tumpah ruah menikmati Abu Dafi Fest 2025 yang menghadirkan 1001 kopi gratis, bazar UMKM, hiburan musik, hingga pameran produk lokal.
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, yang hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa kopi memiliki makna yang luas dan mampu menjadi simbol kebersamaan sekaligus pendorong ekonomi lokal.
“Luar biasa, kedai kopi kini jadi tempat berkumpul berbagai kalangan mulai dari pelaku usaha, pejabat, hingga pegawai. Pemerintah Kota Tanjungpinang tidak pernah melarang orang ngopi, asal bukan saat jam kerja,” ujar Lis sambil tersenyum.
Lis mengungkapkan, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 48 persen masyarakat Tanjungpinang merupakan penikmat kopi.
Bahkan, keberadaan kedai kopi kini menjadi salah satu indikator dalam perhitungan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pertumbuhan ekonomi Tanjungpinang saat ini memang masih kecil, sekitar 3,76 persen dalam dua setengah tahun terakhir. Tapi alhamdulillah, dalam tiga bulan terakhir sudah mulai bergerak. Mudah-mudahan tahun depan bisa di atas 4,5 persen,” jelasnya.

