Pemko bersama Forkopimda juga memperketat pengawasan distribusi guna menghindari praktik penimbunan yang memicu kelangkaan palsu.
“Kami akan turun memeriksa gudang distributor. Jika ada indikasi menahan barang, segera kami tindak,” kata Lis.
Sebagai langkah transparansi harga, Pemko berencana memasang papan informasi harga di pasar-pasar tradisional.
“Penjual harus jelas membedakan jenis barangnya, seperti tamban pancing dan tamban jaring. Jangan sampai harga melambung tanpa alasan,” tegasnya.
Selain bahan pokok, Pemko turut mengamankan stok LPG 3 kg. Tambahan kuota sekitar tujuh persen dari Pemprov Kepri memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama periode libur akhir tahun.
Lis mengimbau warga untuk melaporkan jika menemukan indikasi permainan harga atau kekosongan barang.
“Silakan hubungi Kominfo di 0822-8658-0144 atau langsung ke nomor saya 0852-6428-8881. Semua laporan pasti kami tindaklanjuti,” ujarnya.
Kepala Disdagin Tanjungpinang, Riany, memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan Satgas Pangan untuk menjaga stabilitas harga.

