HARIANMEMOKEPRI.COM — Kapolres Bintan dan pejabat Utama Polres Bintan beserta beberapa personel lainnya melaksanakan latihan menembak di Lapangan Tembak Tunggal Panaluan Polres Bintan, pada Kamis (2/5/2024).Latihan menembak tersebut dilakukan untuk menentukan dan mengetahui apakah personel Polres Bintan yang memegang Senjata Api masih layak atau tidak untuk memegang dan menggunakannya.

Tampak di Lapangan Tembak Tunggal Panaluan Polres Bintan, Kapolres Bintan, pejabat utama, dan personel yang mengajukan izin untuk memegang Senjata Api serius dan berhati-hati melaksanakan latihan Menembak.

Senjata yang digunakan dalam latihan menembak tersebut meliputi jenis HS, Revolver, Senjata laras panjang jenis SV2 Sabhara, dan SB5 V1.

Kapolres Bintan, AKBP Riky Iswoyo, melalui Kabag Logistik Polres Bintan, AKP Firuddin, menyatakan bahwa latihan dan ujian menembak tersebut dilakukan secara rutin oleh Polres Bintan.

“Hari ini Kapolres Bintan, Pejabat Utama, dan personel yang memegang Senjata Api melakukan latihan menembak di Lapangan Tembak Tunggal Panaluan Polres Bintan,” kata Kabag Logistik.

Selain melakukan latihan menembak, juga dilakukan ujian menggunakan senjata bagi personel Polres Bintan yang mengajukan permohonan memakai senjata.

AKP Firuddin juga menjelaskan bahwa tidak semua personel Polri, khususnya personel Polres Bintan dan Polsek jajaran, berhak memegang dan menggunakan Senjata Api karena semuanya ada prosedurnya.

“Tidak semua personel Polres Bintan yang bisa atau diperbolehkan memegang dan menggunakan Senjata Api, ada prosedurnya,” ujar AKP Firuddin.

AKP Firuddin menjelaskan bahwa bagi personel yang akan mendapatkan izin memegang dan menggunakan Senjata Api, terlebih dahulu harus melakukan ujian seperti ujian kesehatan, ujian Psikologi, dan ujian praktek menembak di lapangan. Jika personel telah memenuhi syarat, akan diberikan surat Izin memegang senjata api.

“Kita juga melakukan Ujian di lapangan dan jika hasil ujiannya tidak memenuhi syarat, Senjata Api yang dipegangnya akan kita tarik sesuai dengan aturan,” terangnya.

Dari 7 personel yang mengajukan izin memegang senjata api, seluruhnya memenuhi syarat untuk memegangnya dan direkomendasikan akan mendapatkan surat Izin memegang senjata api.