“Kolaborasi ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dan pihak swasta. Melalui penanaman mangrove ini, kita tidak hanya menanam pohon, tetapi sedang menanam harapan untuk menjaga garis pantai dari abrasi, melestarikan habitat biota laut, dan pada akhirnya meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir melalui potensi ekowisata dan hasil laut yang terjaga,” ujar Abdul Hamid.
Ribuan bibit mangrove jenis Rhizophora ditanam di kawasan pesisir memiliki karakteristik berlumpur. Para peserta tampak turun langsung menanam bibit secara bergotong royong.
Kegiatan tersebut melibatkan personel Satgas TMMD ke-129, jajaran PT BIEE, Forkopimcam Seri Kuala Lobam, perangkat Desa Busung, tokoh masyarakat serta warga setempat.
Kolaborasi antara Satgas TMMD dan PT BIEE juga menunjukkan adanya kepedulian dunia usaha terhadap keberlanjutan lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Partisipasi PT BIEE dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR,” terang Dandim.

