HARIANMEMOKEPRI.COM —Satpolairud Polres Bintan bersama dengan tim gabungan yang terdiri dari Personel TNI-AL dan Personil KPLP Tanjung Uban melakukan penyelamatan terhadap 2 orang Nelayan asal Kabupaten Bintan yang hanyut beberapa hari lalu, Penjemputan dilakukan di tengah laut, Rabu (19/2023).

Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo menjelaskan melalui Kasatpolairud AKP Sarianto membenarkan bahwa 2 orang nelayan asal Kabupaten Bintan tersebut yaitu Bakri warga Desa Sebong Lagoi dan Holidi warga Desa Sebong Pereh Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan telah hanyut sampai ke wilayah Malaysia sejak Minggu (16/2023).

Baca Juga: Peringati Hari Bakti TNI-AU Ke 76, Lanud RHF Tanjungpinang Bersih – Bersih di Pulau Penyengat

Dimana kronologisnya Bakri sempat menghubungi saudara Unyil via Handphone memberitahukan bahwa mesin pompognya rusak dan tidak bisa di operasikan dengan posisi hanyut ke arah perairan Negara Malaysia,

Selanjutnya Unyil menginformasikan kepada nelayan lainnya untuk membantu karena Unyil sudah sampai di darat, bahkan Bakri sempat mengirimkan pesan lokasi terakhir titik koordinat.

Baca Juga: Makna Serta Anjuran Dalam Bulan Muharram, Berikut Ini Penjelasannya

Setelah mendapatkan titik koordinat para nelayan lainnya melakukan pencarian pada titik kordinat yang diberitahukan Bakri namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil karena saudara Bakri sudah terbawa arus.

Kasatpolairud Polres Bintan menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan petugas maritim Malaysia dan mereka sudah melakukan patroli dan pencarian di perairan Tanjung sedeli Malaysia.

Baca Juga: Selain Anjangsana dan Bantuan Sembako, Kejaksaan Tinggi Kepri Beri Perlindungan Hukum Kepada Anak Panti Asuhan

“Kami mendapat informasi bahwa 2 orang nelayan tersebut diselamatkan oleh nelayan asal Malaysia sehingga kami melakukan penjemputan di tengah laut pada hari Rabu. Alhamdulillah saat ini saudara Bakri dan saudara Holidi sudah kembali berkumpul bersama keluarganya dalam keadaan sehat” tutupnya.***