“Ansor adalah tempat penggemblengan kader. Kita harus terus melakukan kaderisasi secara masif dan terukur. Dunia terus berubah, dan kita harus siap menghadapi tantangan zaman,” ujar Gareng, Minggu (28/7/2025).

Ia menambahkan, pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan perkembangan zaman menjadi fokus utama agar kader tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat mental dan berakhlak mulia.

“Kita ingin melahirkan pemimpin yang visioner, mampu membaca arah zaman, dan tangguh menghadapi tantangan,” ungkapnya.

Pilar kedua, lanjut Gareng, adalah membangun kemandirian ekonomi. Menurutnya, kemajuan organisasi dan bangsa tidak dapat dicapai tanpa kemandirian ekonomi yang kokoh.

“Ansor tidak boleh menjadi penonton di negeri sendiri. Kita harus menjadi pelopor dalam membangun ekonomi umat,” tegasnya.

Pilar ketiga adalah membangkitkan semangat serta rasa percaya diri di kalangan pengurus.

Pilar keempat menekankan sikap pantang menyerah dalam mengukir sejarah, sedangkan pilar kelima adalah menjadikan GP Ansor sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun Provinsi Kepri yang lebih baik dan beradab.