“Peningkatan arus penumpang terjadi pada 25 Desember 2025 dan diprediksi kembali meningkat pada 4 Januari 2026. Namun, lonjakan ini dapat kami kelola dengan baik melalui koordinasi lintas instansi, kesiapan armada, serta penerapan digitalisasi e-ticketing,” tambah Benny.
Sementara itu, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menegaskan pihaknya akan terus melakukan evaluasi hingga berakhirnya periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
“Evaluasi ini menjadi dasar untuk memperkuat kesiapan menghadapi Angkutan Lebaran 2026, baik dari sisi infrastruktur, layanan, maupun sistem pendukung operasional. Kami berkomitmen memastikan pelayanan kepelabuhanan berjalan optimal, aman, dan terkendali,” tutup Amsakar.

