Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menjelaskan bahwa dominasi pergerakan penumpang internasional pada periode Nataru 2026 dipengaruhi oleh jarak waktu yang berdekatan dengan pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026.
“Kondisi ini mendorong masyarakat untuk menunda aktivitas mudik dan memilih melaksanakannya pada periode Angkutan Lebaran. Hal tersebut membuat pergerakan penumpang domestik pada momen Nataru relatif lebih terkendali,” ujar Benny dalam keterangannya, Rabu (31/12/2025).
Meski demikian, BP Batam terus memastikan kelancaran arus penumpang dengan mengoordinasikan para agen pelayaran untuk menambah armada kapal, baik pada rute domestik maupun internasional, guna mengantisipasi potensi lonjakan penumpang.
Selain itu, BP Batam juga mengoperasikan Posko Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di seluruh terminal ferry domestik dan internasional sebagai pusat koordinasi lintas instansi.
Seluruh sistem CCTV pelabuhan juga telah terintegrasi dengan Pusat Informasi Transportasi (PUSINTRANS) Kementerian Perhubungan untuk memantau pergerakan penumpang secara real time.

