Dalam suasana Idulfitri, Amsakar juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Batam. Ia menempatkan dirinya sebagai bagian dari warga yang tidak terlepas dari kekhilafan dalam menjalankan peran dan tanggung jawab.

“Atas nama pribadi dan keluarga, saya bersama Ibu Li Claudia Chandra menyampaikan mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

Lebih lanjut, Amsakar mengakui bahwa memimpin Batam dengan jumlah penduduk yang besar serta latar belakang yang beragam merupakan tantangan tersendiri. Tingginya harapan masyarakat menjadi amanah yang harus dijaga dengan penuh komitmen dan tanggung jawab.

Ia pun mengajak masyarakat untuk terus melakukan evaluasi diri, termasuk dalam menggunakan media sosial, demi terciptanya ekosistem digital yang sehat, produktif, dan konstruktif.

“Jika sebelumnya ada kesalahan, mari kita perbaiki. Orang yang cerdas adalah yang mampu belajar dan menjadi lebih baik,” ujarnya.

Melalui momentum Halalbihalal tersebut, Amsakar kembali menegaskan bahwa kemajuan Batam tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga persatuan dan keharmonisan, baik di kehidupan nyata maupun di ruang digital. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)