HARIANMEMOKEPRI.COM – UPT Puskesmas Letung menggelar peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 di kawasan wisata Padang Melang, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan HLUN 2026 ini mengusung tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh” dengan tagar #LansiaTangguhIndonesiaTumbuh.
Peringatan HLUN tahun ini diramaikan dengan berbagai aktivitas yang melibatkan para lansia secara langsung, seperti senam sehat, jalan sehat, berenang bersama, silaturahmi, hingga pembagian doorprize.
Penanggung Jawab Program Lansia sekaligus Ketua Panitia HLUN 2026 UPT Puskesmas Letung, Zully Refi Yanti, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana rekreasi sehat sekaligus wadah mempererat hubungan sosial antar lansia dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan bagi para lansia. Mereka tidak hanya berolahraga, tetapi juga dapat bersosialisasi dan menikmati suasana yang menyenangkan bersama teman-teman sebaya,” ujar Zully.
Ia mengajak masyarakat untuk turut mendampingi orang tua, keluarga, maupun tetangga lanjut usia agar dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, dukungan keluarga memiliki peran penting dalam menjaga semangat dan kesehatan lansia.
“Ajak keluarga, sahabat, dan tetangga untuk hadir bersama. Semakin banyak yang ikut berpartisipasi, semakin besar manfaat yang bisa dirasakan. Kami berharap kegiatan ini menjadi penyemangat bagi para lansia agar tetap aktif, sehat, dan bahagia,” katanya.
Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Letung, Adymulianto Manurung, menegaskan bahwa peringatan HLUN bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas kesehatan lansia di Kecamatan Jemaja.
Menurut Adymulianto, UPT Puskesmas Letung selama ini secara rutin menjalankan Program Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Lansia sesuai program pemerintah melalui Kementerian Kesehatan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap bulan di seluruh desa dan kelurahan yang ada di Kecamatan Jemaja.
“Posyandu lansia merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang kami lakukan secara berkelanjutan. Kegiatannya meliputi pemeriksaan kesehatan, penyuluhan, pemantauan kondisi kesehatan, hingga edukasi mengenai pola hidup sehat,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, petugas kesehatan dibantu oleh kader Posyandu yang tersebar di setiap desa dan kelurahan.
Peran kader dinilai sangat penting dalam mendukung pelayanan kesehatan sekaligus mengajak masyarakat memanfaatkan layanan yang tersedia.
Adymulianto mengakui masih terdapat sebagian lansia yang belum aktif mengikuti kegiatan Posyandu setiap bulan.
Karena itu, pihaknya terus berupaya menghadirkan berbagai kegiatan yang menarik guna meningkatkan minat masyarakat untuk datang ke Posyandu.
“Kegiatan di Padang Melang ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan minat lansia datang ke Posyandu. Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga kesehatan dapat dilakukan melalui aktivitas fisik, rekreasi, dan interaksi sosial yang menyenangkan,” ujarnya.
Ia berharap momentum HLUN 2026 dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan lansia.
Dengan dukungan keluarga, kader, dan tenaga kesehatan, para lansia di Jemaja diharapkan lebih aktif mengikuti Posyandu sehingga kesehatan mereka dapat terpantau dengan baik dan tetap produktif dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

